Seserahan Adat Sunda

4 min read

Seserahan adat sunda

Seserahan Adat Sunda – Seserahan dalam adat Sunda merupakan acara yang sangat penting bagi kedua mempelai. Prosesi seserahan ini pada umumnya dilakukan beberapa waktu sebelum acara pernikahan dilangsungkan atau pada saat lamaran. Pihak keluarga laki-laki membawa macam-macam seserahan untuk calon pengantin perempuan.

Dalam prosesi ini, pihak keluarga laki-laki datang bersama sanak saudara untuk menyampaikan niatnya meminang calon mempelai perempuan. Dalam adat Sunda sendiri, prosesi ini dinamakan sebagai neundeun omong. Penyampaian lamaran diwakilkan oleh orang yang lebih tua.

Setelah prosesi sudah dilewati, barulah proses lamaran dilakukan. Jika umumnya dalam acara biasa proses lamaran disimbolkan dengan pertukaran cincin, Tidak halnya dengan adat Sunda. Seserahan yang dibawah itulah pengikat antara calon mempelai laki-laki dengan mempelai perempuan.

Jika seserahan yang dibawa calon mempelai laki-laki diterima oleh pihak perempuan, maka acara pertunangan dapat dilangsungkan. Biasanya, acara ini dilakukan sekitar tiga sampai tujuh hari jelang pernikahan, bukan di hari pernikahan itu.

Seserahan Saat Lamaran Pada Adat Sunda

Seserahan adat sunda
Sumber: seputarpernikahan.com

Setelah tanggal lamaran di sepakati oleh kedua belah pihak, selanjutnya acara lamaran akan digelar pada tanggal yang telah ditentukan bersama.

Pada adat Sunda tradisional tidak menganut acara tukar cincin pada saat lamaran. Tetapi demikian, biasanya tetap ada seserahan, yaitu proses menyerahkan serangkaian barang yang bisa digunakan oleh calon mempelai perempuan.

Adapun macam-macam benda/barang yang dibawah sebagai seserahan pada saat lamaran diantaranya adalah:

  • Perhiasan, umumnya berupa cincin.
  • Pakaian untuk wanita yang akan dilamar.

Seserahan ini sendiri gunanya untuk sebagai simbol dan tanda pengikat. Jadi ketika seserahan tersebut diterima, maka itu menandakan bahwa lamaran pihak laki-laki diterima.

Setelah proses lamaran diterima, acara selanjutnya yaitu tunangan. Barulah pada acara ini, pihak laki-laki menyematkan cincin tunangan di jari manis perempuan yang dilamarnya.

Seserahan Pernikahan Adat Sunda

Seserahan adat sunda
Sumber: maisya.id

Seserahan dalam adat Sunda umumnya dilakukan sebanya dua kali. Untuk yang pertama, yaitu ketika saat lamaran (seperti yang telah disampaikan di atas), serta yang kedua sekitar 7 atau 3 hari sebelum pernikahan. Seserahan yang kedua ini jika dipandang dari Adat Sunda setempat biasanya bersifat wajib.

Adapun jenis-jenis barang yang biasanya dibawa dalam seserahan adat Sunda sebelum pernikahan merupakan barang-barang yang dibutuhkan oleh mempelai wanita serta berbagai macam barang kebutuhan rumah tangga yang berdaya guna.

Soal pilihan motif, variasi, jumlah, dan nilainya bersifat fleksibel, sesuai dengan kemampuan pihak mempelai laki-laki. Diantara macam-macam barang yang umumnya harus ada, antara lain:

Baca juga: Pakaian Adat Sunda

1. Perlengkapan Ibadah

Seserahan adat sunda
Sumber: bukalapak.com

Perlengkapan ibadah merupakan sesuatu yang sudah lumrah kita temukan dalam setiap pernikahan, ketika perlengkapan ibadah digunakan sebagai seserahan. Sering kali, perlengkapan ibadah lengkap dengan Al-Quran juga digunakan sebagai mahar.

Tentunya, jenis perlengkapan ibadah yang yang dibawah sangat bergantung pada agama yang dipeluk oleh masing-masing pasangan. Apabila yang melangsungkan pernikahan merupakan sepasang mempelai beragama Islam, maka pilihan perlengkapan ibadah yang biasanya dibawah antara lain:

  • Al-quran.
  • Mukena.
  • Tasbih, dan
  • Sajadah

2. Perhiasan

Seserahan adat sunda
Sumber: hipwee.com

Untuk selnajutnya biasanya Perhiasan dipilih sebagai salah satu barang hantaran karena memiliki nilai simbolis sekaligus harapan berupa pernikahan yang akan segera dilangsungkan akan terlihat meriah dan bersinar serta berkilau layaknya perhiasan.

Perhiasan yang biasanya dipilih antara lain, cincin nikah, kalung, liontin, gelang, atau bisa juga anting-anting. Dari banyaknya pilihan tersebut, bisa dipilih salah satunya atau bisa juga disediakan semuanya.

Tentang jumlah gram atau nilai dari perhiasan yang akan disertakan di dalam seserahan umumnya sangat fleksibel, tergantung dari kemampuan mempelai laki-laki.

Baca juga: Alat Musik Khas Sunda

3. Pakaian Tradisional

Seserahan adat sunda
Sumber: hipwee.com

Setiap adat di Indonesia memiliki pakaian tradisional, sama halnya demikian adat Sunda yang umumnya banyak kita jumpai di Jawa Barat.

Di samping membawa perhiasan dan perlengkapan ibadah, calon mempelai laki-laki juga biasanya menyertakan pakaian tradisional seperti baju kebaya atau kain batik. Motif serta variasi kebaya yang dipilih bisa tergantung pada selera masing-masing.

Walaupun sering disebut pakaian tradisional, namun jenis/model kebaya atau pakaian yang dipilih sebenarnya cukup fleksibel.

Umumnya, model baju yang akan dipilih bisa berupa kebaya brokat atau kebaya modern. Sedangkan untuk kain batik. Jenis yang banyak dipilih adalah kain lilit.

4. Makanan Tradisional Khas Sunda

Seserahan adat sunda
Sumber: popbela.com

Makanan khas daerah Sunda setempat atau biasa disebut dengan jajanan pasar juga hampir tidak pernah terlewatkan dan biasanya selalu dibawah saat prosesi seserahan.

Tidak jauh berbeda dengan seserahan adat Jawa Timur ataupun Jawa Tengah yang biasanya menyertakan makanan-makanan yang terbuat dari beras ketan yang bersifat lengket dan rupa-rupa jajanan basah yang mudah ditemukan di pasar.

Kebanyakan yang dibawah saat sesrahan yaitu makanan-makanan yang terbuat dari beras ketan. Karena sifatnya yang lengket. Sesuai dengan sifat makanan yang lengket tersebut, diharapkan kedua mempelai nantinya juga akan sulit terpisahkan dalam biduk rumah tangga mereka.

Baca juga: Senjata Tradisional Jawa Barat

5. Buah-Buahan

Seserahan adat sunda
Sumber: tionghoa.info

Buah-buahan tentu saja tidak akan terlewatkan karena hasil bumi ini dianggap sebagai bagai bentuk rasa syukur terhadap kemakmuran yang dilimpahkan oleh Tuhan sekaligus sebagai simbol kesejahteraan.

Selain itu, buah-buahan juga melambangkan harapan agar pasangan ini, kelak bisa menghasilkan buah-buah (anak keturunan) yang baik dan bermanfaat bagi Ayah/Bunda mereka maupun orang-orang di sekitarnya.

Karena tidak adanya patokan jenis buah-buahan yang dipilih untuk seserahan. Namun pada umumnya, jenis buah-buahan yang dibawah yaitu yang paling mudah ditemukan di pasar atau di toko buah. Beberapa contohnya seperti:

  • Apel.
  • Anggur.
  • Jeruk.
  • Pisang.
  • Buah Pir, dan lain-lain.

6. Kosmetik Dan Peralatan Mandi

Seserahan adat sunda
Sumber. wardah
  • Faoundation.
  • Lipstick.
  • Bedak.
  • Body lotion.
  • Blush on.
  • Minyak wangi, dan lain-lain.

kemudian untuk peralatan mandi yang pada umumnya disertakan sebagai barang hantaran diantaranya adalah:

  • Sabun mandi.
  • Shampoo dan conditioner.
  • Lulur, dan lain-lain.

 Baca juga: Rumah Adat Sunda

7. Aksessoris Fashion

Seserahan adat sunda
Sumber: bp-guide-id

Untuk alat seserahan selanjutnya yaitu Aksessoris atau perlengkapan fashion wanita. Memang cukup beragam dan banyak jenisnya.

Beberapa di antaranya seperti tas hingga jam tangan. Meski banyak pilihan aksessoris fashion, tas dianggap cukup berharga dan lebih sering digunakan sehingga lebih banyak dipilih.

Untuk motif, varasi serta ukurannya, sangat bergantung pada selera masing-masing. Tapi biasanya, jenis tas yang dipilih adalah tas pesta dari brand populer.

8. Busana Lengkap Serta Alas Kakinya

Seserahan adat sunda
Sumber: aninditatanjung.wordpress..com

Tidak hanya pakaian tradisional saja yang dijadikan seserahan ada juga busana lengkap yang terdiri atas kebaya serta jarik atau kain lilit, adat Sunda juga umumnya menyertakan busana atau pakaian sehari-hari di dalam barang hantaran yang mereka bawa.

Pilihan jenis baju yang karat disertakan cukup beragam. Seperti baju muslim atau gamis, ada juga yang memilih gaun pesta, baju kerja, dan berbagai macam baju lainnya yang tergolong mahal serta dianggap berharga.

Tidak hanya pakaian, biasanya disertakan juga alas kaki berupa sandal atau sepatu. Atau bisa juga keduanya.

Tips Mempersiapkan Seserahan Agar Lebih Hemat

Banyaknya jenis seserahan yang akan dibawah sudah pasti akan memakan waktu serta banyak biaya. Oleh karena itu, sebaiknya seserahan ini dipersiapkan sedini mungkin.

Begitu juga dengan anggarannya, sebaiknya buatlah perencanaan tersendiri agar barang-barang tersebut bisa dicicil satu per satu sehingga tidak terasa terlalu berat karena harus dibeli sekaligus.

Untuk perhiasan berupa cincin kawin (cincin nikah), selain bisa dibeli di toko emas konvensional juga sebenarnya bisa dibeli di toko perhiasan online yang kerap menawarkan harga lebih murah dan pilihan model cincin terbaru yang lengkap.

Untuk kotak atau hiasan seserahan. Bagi Anda yang merasa cukup kreatif dan bisa membuat sendiri, tentu akan lebih hemat apabila Anda dapat berkreasi memanfaatkan berbagai benda di sekitar Anda, seperti kotak kardus dan lain-lain.

Namun, jika tidak punya waktu dan merasa tidak cukup kreatif, tentu tidak ada salahnya apabila Anda membeli kotak seserahan yang sudah jadi atau memesan langsung ke tempat-tempat pembuatan seserahan yang profesional.

2 Replies to “Seserahan Adat Sunda”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *