Pengertian Serta Perbedaan Osmosis Dan Difusi

4 min read

Perbedaan Osmosis Dan Difusi

Perbedaan Osmosis Dan Difusi – Dalam proses kehidupannya, sel-sel juga membutuhkan pertukaran gas-gas untuk respirasi, menyerap nutrisi, menyerap vitamin, serta mengeluarkan dan memasukan air.

Selain membutuhkan, sel-sel juga membuang produk ekskresi seperti hormon dan juga enzim. Semua zat yang dibutuhkan oleh sel dilakukan dengan cara melewati membran plasma

Sehingga, terbentuknya transportasi zat yaitu zat atau bahan dari dalam sel ataupun ke dalam sel.

Transportasi zat ini melewati membaran difusi, osmosis, transpor pasif, transportasi aktif, endositosis, seta eksositosis.

Sebelum membahas tentang apa itu osmosis dan disfusi, pertama kita pelajari tentang apa itu transpor pasif dan aktif terlebih dahulu.

Apa Itu Transpor Pasif ?

Perbedaan Osmosis Dan Difusi
Sumber : gento-art.org

Transpor pasif adalah gerakan molekul melintas membran melalui gradien konsentrasi tanpa menggunakan energi seluler oleh gerakan.

Transpor pasif Menggunakan entropi alami untuk memindahkan molekul dan dari kosentrasi yang lebih rendah sampai kosentrasi itu menjadi seimbang. Kemudian, tidak ada gerakan bersih molekul dalam kesetimbangan.

Ciri Ciri Transpor Pasif

  • Tidak memerlukan energi sel
  • Berlangsung secara spontan
  • Dapat berlangsung pada sel mati
  • Berlangsung dari kosentrasi tinggi ke kosentrasi rendah dan sebaliknya

Fungsi Transpor Pasif

  • Sebagai peran untuk keseimbangan air, nutrisi, limbah, dan gas
  • Sebagai pemeliharaan hemeostatis halus antara sitosol dan dan cairan ekstraseluler

Contoh Kegiatan Transpor Pasif

  • Keluar masuknya karbon dioksida dan oksigen anatara darah dan paru paru
  • Diserapnya nutrisi oleh usus besar

Baca Juga : Perbedaan Sel Prokariotik Dan Eukariotik

Apa Itu Transpor Aktif ?

Perbedaan Osmosis Dan Difusi
Sumber : molekulce.com

Transpor aktif adalah pergerakan atau perpindahan yang memanfaatkan energi untuk memasukan dan mengeluarkan ion-ion serta molekul-molekul melalui membran sel. Yang memiliki sifat permeabel dan bertujuan untuk memelihara keseimbangan molekul lecil yang berada di dalam sel.

Pengertian lain dari transpor aktif yaitu jenis transpor membran sel yang membutuhkan energi dalam melakukan setiap aktivitasnya.

Energi yang digunakan dalam transpor aktif adalah :

  • ATP
  • Adenosin Trifosfat

Ciri Ciri Transpor Aktif

  • Membutuhkan energi
  • Prosesnya berjalan satu arah
  • Transpor aktif bersifat struktural spesifik

Fungsi Transpor Aktif

  • Sebagai pemelihara keseimbangan didalam sel
  • Untuk mengeluarkan zat sisa yang masih dapat digunakan oleh tubuh misalnya seperti enzim dan hormon
  • Untuk mengeluarkan zat sisa yang tidak berguna bagi tubuh seperti contoh karbondioksida
  • Untuk memasukan benda-benda berukuran kecil atau benda yang terlarut dalam sel ekskresi
  • Untuk proses memasukan kalium kedalam sel yang berfungsi memenuhi kebutuhan kalium itu sendiri.

Contoh Kegiatan Transpor Aktif

  • Dibuangnya kotoran dari sel darah
  • Masuknya mineral dari tanah ke akar tanaman
  • Pompa pertukaran Natrium Kalium

Apa Itu Osmosis?

Perbedaan Osmosis Dan Difusi
Sumber : medicalnewstoday.com

Osmosis adalah perpindahan molekul pelarut atau air dari wilayah dengan kosentrasi tinggi ke wilayah dengan kosentrasi rendah. Dengan melewati membran semi-permeable sampai kondisi kesetimbangan telah tercapai.

  • Molekul pelarut yang mempunyai wilayah kosentrasi tinggi disebut dengan hipertonik
  • Molekul pelarut yang mempunyai wilayah kosentrasi rendah disebut dengan hipotonik
  • Molekul pelarut yang mempunyai wilayah kosentrasi yang sama disebut dengan isotonik

Larutan Hipotonik

Larutan hipotonik adalah larutan yang memiliki kosentrasi zat terlarut yang lebih rendah dibandingkan dengan larutan lain.

Hipotonik merupakan deskripsi kandungan zat terlarut dari satu larutan dalam kaitannya dengan larutan lain.

Setiap zat terlarut dalam larutan memiliki kecenderungan untuk menyebar satu sama lain sampai terdidtribusi merata.

Dalam larutan berair, disebabkan oleh interaksi yang dimiliki molekul air polarpada zat terlarut. Ujung berlawanan dari molekul memiliki muatan yang berbeda, yang membentuk ikatan sementara, dan disebut dengan ikatan hidrogen.

Contoh Larutan Hipotonik

  • Larutan NaCl dengan kadar 7,5%. Kombinasi Dekstran 70, yang merupakan koloid hiperonkotik, dengan NaCl 7,5% akan mempertahankan volume vaskuler.

Baca Juga : Perbedaan Sel Hewan Dan Tumbuhan 

Larutan Hipertonik

Larutan Hipertonik adalah jenis tertentu dari larutan yang memiliki kosentrasi yang lebih besar dari zat terlarut di luar sel jika dibandingkan dengan bagian dalam sel.

Jika suatu larutan adalah hipertonik, itu berarti bahwa fluida itu mengalir melintasi dalam membran dan ke dalam larutan hipertonik sampai keadaan isotonik tercapai.

Larutan hipertonik memiliki aplikasi di luar tubuh.

Contoh Larutan Hipertonik

  • Infus dengan tekanan osmotik lebih tinggi dari plasma darah

Larutan Isotonik

Larutan Isotonik adalah yang memiliki osmolaritas yang sama, atau kosentrasi zat terlarut dengan larutan lain.

Jika kedua larutan ini dipisahkan oleh membran semipermeabel, air akan mengalir dalam bagian yang sama dari setiap larutan dan ke yang lainya.

Efeknya adalah aliran air menjadi nol antara dua larutan, meskipun air bergerak dua arah.

Contoh Larutan Isotonik

  • Infus dengan tekanan sama seperti cairan tubuh normal

Contoh Osmosis Di Dalam Kehidupan Sehari-Hari

  • Penyerapan air oleh akar tanaman
  • Potongan kentang yang semakin berat jika direndam ke aquades
  • Potongan wortel semakin berat jika direndam di air
  • Terjadinya hemolisis pada eritrosit saat direndam ke aquades
  • Terjadinya plasmolisis pada sel tumbuhan ketika direndam ke larutan garam

Apa Itu Difusi ?

Perbedaan Osmosis Dan Difusi
Sumber : medicalnewstoday.com

Difusi adalah proses bergeraknya molekul dari daerah dengan kosentrasi lebih tinggi ke daerah dengan kosentrasi yang lebih rendah yang terjadi secara spontan.

Difusi jauh lebih sederhana dari pada osmosis

Terdapat perpindahan energi kinetik terjadi pada molekul-molekul karena tabrakan antar molekul satu sama lain, karena molekul-molekul bergerak secara acak.

Energi kinetik ini menyebabkan gerakan konstan antara molekul-molekul, karena itu molekul-molekul ini disebut terdifusi satu sama lain.

Proses ini bergantung pada energi kinetik yang membuat molekul-molekul bergerak secara konstan sampai kondisi kesetimbangan tercapai.

Contoh Osmosis Di Dalam Kehidupan Sehari-Hari

  • Pertukaran O2 dan CO2 di kulit katak
  • Pertukaran O2 dan CO2 di alveolus
  • Menyebarnya tinta saat dituang ke wadah yang berisi air
  • Menyebarnya sirup ketika dituangkan ke wadah yang berisi air
  • Penyerapan sari sari makanan di usus halus

Perbedaan Osmosis Dan Difusi

Perbedaan Osmosis Dan Difusi
Sumber : dribbble.com

Baca Juga : Endositosis Dan Eksositosis

 

Osmosis

 

Difusi

 

Hanya air dan pelarut lain yang bergerak dari daerah energi atau kosentrasi tinggi ke wilayah energi atau kosentrasi rendah

 

Segala jenis zat yang bergerak dari area energi atau kosentrasi tinggi ke wilayah energi atau kosentrasi terendah

 

Osmosis hanya terjadi di dalam media cair

 

 

Difusi dapat terjadi dalam media apapun baik itu cair, padat, ataupun gas

 

Osmosis membutuhkan membran semipermeabel

 

 

Difusi tidak membutuhkan membran semipermeabel

 

Kosentrasi pelarut tidak menjadi sama di kedua sisi membran

 

 

Kosentrasi zat difusi menyamakan untuk mengisi ruang yang tersedia

 

Osmosis tergantung pada potensi zat terlarut

 

 

Difusi tidak tergantung pada potensial terlarut, potensial tekanan, atau potensial air

 

Tekanan hidrostatik dan tekanan turgor menentang osmosis

 

 

Tekanan hidrostatik dan tekanan tugor biasanya tidak berlaku pada difusi

 

Osmosis adalah proses pasif

 

 

Difusi adalah proses pasif

 

Pergerakan dalam osmosis berusaha untuk menyamakan kosentrasi pelarut (meskipun tidak mencapai ini)

 

 

Gerakan dalam difusi adalah untuk menyamakan kosentrasi (energi) di seluruh sistem

 

Osmosis terutama tergantung pada jumlah partikel zat terlarut dalam pelarut

 

 

Difusi terutama tergantung pada keberadaan partikel lain

 

Demikian artikel tentang perbedaan osmosis dan difusi dibuat, semoga bisa menambah ilmu pengetahuan kita dan dapat memberikan manfaat bagi yang membaca

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *