Endositosis Dan Eksositosis

3 min read

Endositosis Dan Eksositosis

Endositosis Dan Eksositosis – Mungkin diantara kalian masih belum paham, bahkan belum mengerti tentang apa itu endositosis dan eksositosi atau sering disebut dengan tranpor aktif

Endositosis dan eksositosis merupakan sebuah proses yang terjadi di dalam tubuh manusia.

Sel-sel dalam tubuh mensekresikan bahan kimia, melepaskan energi, mengusir limbah, dan melaksanakan banyak fungsi lainnya.

Sebelum kita belajar tentang apa itu endositosis dan eksositosis, terlebih dahulu kita belajar apa itu transpor aktif dan pasif ?

 

Apa Itu Transpor Aktif ?

Endositosis Dan Eksositosis
Sumber : tes.com

Transpor aktif adalah pergerakan atau perpindahan yang memanfaatkan energi untuk memasukan dan mengeluarkan ion-ion serta molekul-molekul melalui membran sel. Yang memiliki sifat permeabel dan bertujuan untuk memelihara keseimbangan molekul lecil yang berada di dalam sel.

Pengertian lain dari transpor aktif yaitu jenis transpor membran sel yang membutuhkan energi dalam melakukan setiap aktivitasnya.

Energi yang digunakan dalam transpor aktif adalah :

  • ATP
  • Adenosin Trifosfat

Ciri Ciri Transpor Aktif

  • Membutuhkan energi
  • Prosesnya berjalan satu arah
  • Transpor aktif bersifat struktural spesifik

Fungsi Transpor Aktif

  • Sebagai pemelihara keseimbangan didalam sel
  • Untuk mengeluarkan zat sisa yang masih dapat digunakan oleh tubuh misalnya seperti enzim dan hormon
  • Untuk mengeluarkan zat sisa yang tidak berguna bagi tubuh seperti contoh karbondioksida
  • Untuk memasukan benda-benda berukuran kecil atau benda yang terlarut dalam sel ekskresi
  • Untuk proses memasukan kalium kedalam sel yang berfungsi memenuhi kebutuhan kalium itu sendiri.

Apa Itu Transpor Pasif ?

Endositosis Dan Eksositosis
Sumber : dca.au.dk

Transpor pasif adalah gerakan molekul melintas membran melalui gradien konsentrasi tanpa menggunakan energi seluler oleh gerakan.

Transpor pasif Menggunakan entropi alami untuk memindahkan molekul dan dari kosentrasi yang lebih rendah sampai kosentrasi itu menjadi seimbang. Kemudian, tidak ada gerakan bersih molekul dalam kesetimbangan.

Ciri Ciri Transpor Pasif

  • Tidak memerlukan energi sel
  • Berlangsung secara spontan
  • Dapat berlangsung pada sel mati
  • Berlangsung dari kosentrasi tinggi ke kosentrasi rendah dan sebaliknya

Fungsi Transpor Pasif

  • Sebagai peran untuk keseimbangan air, nutrisi, limbah, dan gas
  • Sebagai pemeliharaan hemeostatis halus antara sitosol dan dan cairan ekstraseluler

Perbedaan Antara Transpor Aktif Dan Pasif

Endositosis Dan Eksositosis
Sumber : turbosquid.com

Secara Penggunaan Energi Sel

  • Transpor Aktif : Transpor aktif menggunakan energi selelur dalam bentuk ATP
  • Transpor Pasif : Transpor pasif tidak memerlukan energi

Secara Peran

  • Transpor Aktif : Transpor aktif memungkinkan molekul untuk melewati membran sel, mengganggu kesetimbangan yang dilakukan oleh difusi
  • Transpor Pasif : Kesetimbangan air, nutris, gas, dan limbah yang dinamis dipertahankan oleh transpor pasif antara lingkungan ekstraseluler dengan sitosol

Secara Manfaat

  • Transpor Aktif : Transpor aktif diperlukan untuk masuknya molekul besar yang tidak larut dalam sel
  • Transpor Pasif : Transpor pasif memungkinkan pemeliharaan homeostatis halus antara cairan ekstraseluler dengan sitosol

Secara Partikel Yang Diangkut

  • Transpor Aktif : Protein besar, ion, serta gula kompleks
  • Transpor pasif : Monosakarida, hormon seks, lipid, karbondioksida, oksigen, dan air

Jenis Jenis Transpor Aktif

Endositosis Dan Eksositosis
Sumber : medicalnewstoday.com

Endositosis

Endositosis adalah transpor makromolekul dan materi yang sangat kecil ke dalam sel dengan cara membentuk vesikula baru dari membran plasma. Sel mengambil dari molekul, partikel atau molekul polar melalui membran plasma hidrofobik mereka.

Dalam proses ini, sebagian dari membran plasma terbenam dan membentuk sebuah kantong. Setelah kantong ini semakin dalam, maka kantong akan terjepit dan membentuk vesikula.

Endositosis merupakan proses yang sangat penting bagi tubuh karena dapat meregulasi berbagai proses seperti pengambilan nutrisi, proses masuknya obat, pertumbuhan dan diferensiasi, mitosis, polaritas, masuknya pathogen, dan lainya.

Jenis Jenis Endositosis

  • Fagasitosis

Fagasitosis merupakan proses dimana sel menelan suatu partikel dengan menggunakan kaki semu (pseudopod) yang membalut di sekeliling partikel tersebut. Dan membungkusnya didalam kantong berlapis membran yang cukup besar untuk bisa digolongkan sebagai vakuola.

Partikel ini dicerna setelah vakuola bergabung dengan lisosom yang mengandung enzim hidrotolik.

  • Pinositosis

Pinositosis merupakan proses dimana sel meneguk tetesan fluida ekstaseluler dalam vesikula yan kecil. Karena salah satu seluruh zat yang larut dalam tetesan tersebut dimasukkanke dalam sel,

Pinositosis tidak bersifiat spesifik, dalam substansi yang di transpornya.

  • Endositosis Yang Diperantai Reseptor

Endositosis Yang Diperantai Reseptor membutuhkan reseptor yang disebut ligan.

Contoh Proses Endositosis

Contoh dari proses endositosis adalah ketikal sel darah putih memakan bakteri penyakit. Sel darah putih tersebut akan membungkus dan menangkap suatu bakteri dalam satu vakuola makanan, yang selanjutnya dicerna oleh lisosom

Baca Juga : Perbedaan Sel Eukariotik Dan Prokariotik

Eksositosis

Eksositosis adalah proses dimana sel mengusir molekul dan benda-benda lainya yang terlalu besar untuk melewati struktur membran sel.

Eksotisosis adalah kebalikan dari Endositosis. Yang membedakan antara keduanya adalah transport molekul besar seperti contoh yaitu proses proetin yang dibawa untuk melintasi membran plasma dari dalam ke luar sel.

Proses ini dapat dilukaan dengan cara menggabungkan vesikula yang berisi molekul yang dipindahkan dengan plasma.

Jenis Jenis Eksositosis

  • Eksositosis Konstitutif

Proses ini melibatkan sekresi molekul yang dilakukan oleh semua sel. Proses ini bertujuan untuk mengantarkan protein membran dan lipid kepermukaan sel, dan mengeluarkan zat-zat limbah keluar sel.

  • Eksositosis Yang Diregulasi

Proses ini bergantung pada adanya sinyal ekstraseluler untuk mengeluarkan bahan-bahan dalam vesikula.

Eksitosis biasanya hanya terjadi pada sel-sel seksresi. Sel-sel sekresi menyimpan produk seperti hormon, neurotransmitter, dan enzim percenaan zat-zat ini hanya dilepaskan jika ada sinyal ekstraseluler yang membutuhkan.

Vertikal sel-sel sekresi tidak bergabung dengan membran sel tetapi hanya menyatu mengeluarkan zat-zat yang ada di dalamnya.

  • Eksositosis Di Dalam Sel Yang Melibatkan Organel Lisosom

Organel ini mengandung enzim asam hidrolase yang bisa menghancurkan material yang tidak berguna, dan lisosom kemudian akan membawa bahan-bahan yang dicerna ke membran sel dimana mereka akan menyatu dengan membran sel untuk mengeluarkan bahan-bahan hasil pemecahan ke cairan ekstraseluler.

Contoh Proses Eksositosis

Contoh dari proses eksositosis adalah proses pengeluaran zat dari dalam sel-sel kelenjar saat terjadi peristiwa sekresi.

Cairan enzim tersebut kemudian dimasukan kedalam vakuola, dan menuju ke tepi sel, kemudian membrane plasma akan membuka sehingga akan keluar enzim tersebut dari dalam sel.

Baca Juga : Perbedaan Sel Hewan Dan Tumbuhan

Perbedaan Antara Endositosis Dan Eksositosis

Endositosis Dan Eksositosis
Sumber : News-medical.net

Endositosis

Eksositosis

Endositosis membantu membawa molekul masuk sel

Hasil eksositosis adalah mengusir molekul di luar sel

Endositosis menyebabkan penciptaan vesikel

Eksositosis menyebabkan kerusakan vesikel

Proses endositosis menerima nutrisi

Ada pelepasan enzim, hormon, protein, dan glukosa untuk digunakan di bagian tubuh lainnya

Sel menelan patogen dalam tubuh dan menghancurkan mereka

Mereka mungkin memiliki neurotransmitter dalam kasus sel-sel neuron

Endositosis digunakan untuk migrasi sel

Sel-sel yang berkomunikasi dengan sistem kekebalan tubuh atau mekanisme pertahanan dari sel

Proses ini berfungsi sebagai reseptor sinyal

Eksositosis membantu dalam mengeluarkan sampah dari tubuh

Jadi dapat disimpulkan bahwa endositosis dan eksositosis merupakan proses yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh. Kedua proses ini bertujuan untuk melakukan sirkulasi di dalam tubuh.

Endositosis sendiri dibagi menjadi tiga jenis yaitu fagositosis, pinositosis, endositosis yang diperantai reseptor.

Demikian artikel pembahasan tentang endositosis dan eksositosis, semoga ilmu yang diajarkan di artikel ini dapat dipahami dengan baik dan dapat menambah ilmu pengetahuan bagi yang membaca.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *